Qoute of the day !






Hari ini habis ikut seminar "Membuka Tabir HRD perusahaan Besar dalam menerima pegawai" di kampus

1 hal yang menarik dari ibu pembicaranya, dan terus kebayang di pikiran:
belom tentu kamu ga sukses kalo ga diterima di tempat yang kamu pengenin, dan belom tentu juga orang yang diterima di tempat yang kamu pengenin itu bisa sukses
Langsung inget :

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ 
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Memang tidak semua yang menurut kita buruk itu buruk pula di mata Allah
Begitu juga sebaliknya

Satu hal yang mungkin kita sering lupa,

Kita suka terlalu cepat mengambil kesimpulan sendiri
Sadar atau tidak, kita suka menjudge segala sesuatunya seperti apa yang sepenglihat atau setau kita
Padahal kita ga tau apa2

Kaya misalnya,
Kita pengen kuliah di univ A
tapi mungkin belom beruntung untuk diterima
Dan akhirnya diterima di univ B yang bagi orang kebanyakan dinilai tidak lebih baik dari univ A

Lalu kita belom bisa menerima
Kita ikuti lagi untuk tes ke univ A di tahun depannya
tapi lagi2 dengan hasil yang sama

Apa yang biasanya kita lakukan ?
Yap
pasti mengutuk keadaan
mengutuk takdir
kenapa aku ga keterima di univ A
padahal udah berusaha semaksimalnya
kenapa tuhan tidak adil
kenapa harus aku
dan kenapa kenapa yang lainnya

Kita sering menilai atau memandang segala sesuatunya dari pandangan orang kebanyakan
Kebanyakan orang bilang kalo ga keterima di univ A berarti orang yang ga pinter, atau orang yang ga qualified
Lalu kita merasa terkucilkan dan ga ada gunanya

Oke, kita memang orang yang ga pinter, 
tapi itu kalo kita percaya sama anggapan itu

Kenapa kita selalu memandang segala sesuatunya dari anggapan orang kebanyakan?

Apakah kita masih juga harus percaya dengan anggapan2 ini:
-kamu ga tinggi, kamu ga bisa maen basket
-IPK kamu dibawah 3, kamu bakal susah dapet kerjaan
-muka kamu jelek, kamu susah dapet jodoh
-kamu bukan anak pejabat, susah masuk ke sekolah elit itu
-dan anggapan2 lainnya

Come on, berpikirlah !
Berpikirlah Renna !

Iya, 
kalimat2 diatas sesungguhnya ga lain ga bukan khusus saya tujukan untuk diri saya sendiri, 
ga ada maksud untuk menggurui orang lain

Oke
Aku makin yakin, (dan memang harus yakin !)
Yakin kalo jalan hidupku ini tidak lah seburuk yang aku kira
Mungkin akan beda dengan orang kebanyakan
Mungkin akan dianggap dan dijudge macam2 seperti yang kebanyakan orang pikirkan
Tapi aku percaya,
Kalo ini jalan yang sudah diatur Allah dan memang yang terbaik buat aku,
karena sebaik baik rencana, jauh lebih baik rencana Allah daripada rencana kita yang tidak tau apa2 ini

Aku memang berharap dan merencanakan untuk bisa mencapai target2 ku kemaren, tapi ternyata Allah punya rencana lain, yang lebih baik, dan lebih indah

Maka tak ada sdikitpun alasan untuk MENGELUH kepada-Mu atas hidupku saat ini

Justru aku bersyukur telah mendapatkan jalan yang seperti ini, 
yang membimbing aku menuju ke pendewasaan, dewasa dalam menghadapi permasalahan di kehidupan
yang lebih membukakan mataku untuk berpikir jauh lebih luas, bahwa segala sesuatunya tidak selalu seperti yang kamu pikirkan

Stop regreting, continues fighting ! 
Yap, bukan lagi start, tapi continues 
Lanjutkan perjuangan ini
Istiqomah dalam berusaha, tetap berdoa, dan ikhlas menerima hasil
Ingat ibu, ingat bapak
Ingat terus untuk tetep fokus dan kembali ke niat awal kalo merasa jenuh atau berat
Allah ada dalam setiap prasangka Hambanya
InsyaAllah BISA 
(atas ijin Allah)
Amin

2 blogger nyasar di sini:

  1. ^^^ rodo labil arek iki @,@

    Sering kita berdoa kepada Alllah meminta bunga, tapi diberiNya kaktus berduri. Kita meminta kupukupu tapi diberiNya ulat berbulu, lalu kitapun sedih dan kecewa.Namun tiba2 kaktus itu berbunga cantik sekali dan ulat berubah jadi kupu-kupu indah sekali. Begitulah Allah seringkali berkehendak secara misterius dalam menyelamatkan kita. Allah menjawab doa kita tidak selalu dengan ya tapi dgn memberi yang terbaik bagi kita

    ReplyDelete

 
Mahassahasi Blog. Base design by Ipietoon edited by mahassahasi